Skip to main content

Belajar IoT - Menyalakan dan Mematikan Lampu Via Internet Menggunakan AgnosThings dan ESP8266

loading...
Internet of Things kian marak. Perangkat IoT yang murah meriah dan canggih sudah banyak dan akan terus bermunculan. Berbagai layanan platform IoT pun semakin berkembang dan saling berkompetisi. Ekosistem yang semakin meluas ini berdampak pada membludaknya jumlah penggiat IoT untuk membuat berbagai kreasi. Vision Mobile dalam salah satu reportnya menyebutkan bahwa pada hingga penghujung tahun 2015 ada sekitar 4,5 juta individu developer aktif di seluruh dunia yang mengembangkan perangkat IoT.

Pada tutorial ini, Saya akan menunjukkan satu kasus implementasi IoT yang dapat Kamu coba dengan tingkat kesulitan yang rendah dan budget yang ekonomis. Skenarionya adalah membuat perangkat yang dapat menyalakan dan mematikan lampu melalui komputer atau handphone yang terhubung ke internet. Kalo Kamu belum punya gambaran tentang IoT atau Internet of Things, Kamu bisa baca ulasan tentang gambaran umum IoT pada artikel Penjelasan Sederhana mengenai Internet of Things atau CodePolitan Magazine edisi Internet of Things.


Untuk dapat mengikuti tutorial ini, Kamu harus mempersiapkan beberapa perangkat berikut:

    Wemos D1 Mini
    Board ini adalah board wifi kecil berbasis ESP8266. ESP8266 dikenal sebagai modul WiFi yang handal, ekonomis dan komunitas yang besar. ESP8266 inilah yang akan menghubungkan perangkat kita dengan internet via WiFi. Ada banyak varian prototype board berbasis ESP8266, seperti NodeMCU, Adafruit HUZZAH ESP8266, ESPDuino, SparkFun ESP8266 Thing, dan Wemos. Kita sebenarnya bisa langsung memprogram ESP8266 langsung tanpa menggunakan yang breakout board. Tapi kali ini saya menggunakan Wemos D1 Mini karena board ini adalah yang paling murah dan mudah didapatkan dibanding board sejenisnya. Selain itu board ini sudah dilengkapi dengan onboard microUSB dan Serial driver sehingga tidak perlu lagi USB to TTL atau FTDI adapter. Cocok untuk belajar.

Board Wemos D1 Mini

    Relay module

Modul ini berfungsi sebagai sakelar digital untuk lampu yang on-offnya akan kita kendalikan menggunakan ESP8266 board.


Modul relay

    Breadboard
    Kabel jumper
    Set lampu

    Rangkaian lampu lengkap dengan dudukan lampu, kabel dan stekernya. Perhatikan bahwa bagian tengah dari salah satu line kabelnya kita putus untuk nantinya dihubungkan ke relay.
    Rangkaian lampu. Potong salah satu jalur kabelnya untuk nanti dihubungkan ke relay

Selain perangkat-perangkat di atas, Kamu akan memerlukan Wifi Access Pointyang terhubung ke internet. Access Point ini yang nantinya akan digunakan oleh ESP8266 untuk terkoneksi ke internet. Kamu bisa menggunakan jaringan Wifi rumah kalo punya, sekolah, kantor atau melalui tethering hotspot dari smartphone atau wireless router. Selain itu, Kamu juga bakal memerlukan beberapa alat seperti obeng dan gunting.
Install Hardware Package ESP8266

ESP8266 dapat diprogram dengan Arduino IDE. Untuk itu kita akan menginstal terlebih dahulu hardware package untuk ESP8266 pada Arduino IDE. Ada dua jalan untuk itu, yakni melalui board manager pada Arduino IDE, atau mengunduh source code atau git clone dari repo Github. Saya asumsikan Kamu sudah menginstal Arduino IDE di komputermu. Dan untuk menggunakan ESP8266 disarankan untuk menggunakan Arduino IDE v1.6.7 ke atas. Kalo Kamu belum menginstal Arduino IDE, unduh terlebih dahulu installernya di sini lalu jalankan untuk menginstal di komputermu. Setelah itu ikuti salah satu langkah di bawah ini untuk menginstal hardware package untuk ESP8266.

    Via Board Manager
        Jalankan Arduino IDE
        Pilih menu File > Preferences
        Pada kolom "Additional Boards Manager URLs", isikan tautan berikut:
        http://arduino.esp8266.com/stable/package_esp8266com_index.json
        Kalo kolom Boards Manager sudah ada isinya sebelumnya, pisahkan dengan koma.
        Pilih menu Tools > Board: > Boards Manager..., akan muncul jendela Boards Manager. Pilih "esp8266 by ESP8266 Community" lalu klik tombol install di sebelah kanan bawahnya.

    Via Git
        Masuk ke folder Sketchbook location untuk Arduino IDE. Lokasi Sketchbook location dapat dilihat pada menu File > Preferences, pada jendela Preferences bagian atas.
        Buat folder hardware/esp8266com/ lalu masuk ke dalam folder tersebut.
        Di dalam folder hardware/esp8266com/ clone repository ESP8266 dengan perintah berikut: git clone --depth=1 https://github.com/esp8266/Arduino.git esp8266
        Unduh binary tools untuk ESP8266. (Untuk tahap ini kita akan menjalankan script python, maka komputermu harus terisntall python 2.7 ke atas). Masuk ke folder esp8266/tools/ lalu jalankan perintah berikut:
        python get.py
        Restart Arduino IDE

Merangkai Alat

Rangkai semua perangkat menjadi seperti bagan berikut:

Hubungkan 5V pada Wemos ke VCC relay, GND ke GND dan pin D1 ke pin input signal pada relay.

Perhatian: karena kita bermain dengan listrik AC bertegangan tinggi, maka pastikan Kamu memasang kabel ke steker dan dudukan lampu dengan rapi, dan masukkan kedua ujung kabel ke relay dengan rapi agar tidak tersentuh saat arus tertutup.


Hubungkan kabel listrik ke port C dan NO. Pastikan serabut kabel masuk dengan rapi agar aman dan tidak tersentuh.

Pada umumnya ada 3 port pada relay, yang diberi simbol C, NC dan NO. C singkatan dari Common Connection, NC singkatan dari Normally Closed dan NO singkatan dari Normally Opened. Jadi bila kita menghubungkan kedua ujung kabel ke C dan NC, maka rangkaian listrik akan tertutup pada awalnya, dan bila dihubungkan ke C dan NO, maka rangkaian listrik akan terbuka. Kita akan gunakan C dan NO agar lampu tidak menyala saat pertama kali listrik dihubungkan.
Membuat Project di AgnosThings

Sebenarnya ESP8266 dapat berlaku sebagai Access Point, sehingga perangkat lain seperti komputer dan smartphone dapat terhubung langsung ke ESP8266 dan mengirimkan sinyal perintah tertentu. Namun bila skenarionya demikian, maka kita hanya bisa mengontrol ESP8266 dalam jarak yang terbatas. Pada tutorial kali ini kita akan memanfaatkan salahsatu platform IoT yakni AgnosThingsyang akan kita gunakan untuk menyimpan nilai untuk mengindikasikan lampu menyala dan mati. Nantinya perangkat Wemos kita akan kita hubungkan ke internet dan mengambil nilai dari server AgnosThings untuk menentukan apakah lampu harus menyala atau mati.

Pertama-tama mauk terlebih dahulu ke website AgnosThings di http://agnosthings.com kemudian registrasi. Setelah proses registrasi selesai, login dengan akun yang sudah Kamu buat melalui halaman login. Kamu akan diarahkan ke halaman dashboard AgnosThings.

Sekarang kita akan membuat project di AgnosThings. Project yang kita buat akan menyimpan data yang kita simpan untuk kebutuhan proyek IoT kita. Pilih menu untuk membuat Project/Channel baru. Kamu akan diarahkan ke halaman form untuk membuat project. Isi setiap field form seperti pada gambar di bawah ini. Bagian paling penting adalah kolom Field(s). Kolom ini berisi field apa saja yang akan disimpan datanya. Karena tutorial kita hanya memerlukan pengecekan satu nilai saja --lampu menyala atau mati, maka kita hanya akan mengisi kolom ini dengan satu field bernama 'switch'.

Form untuk membuat project baru di AgnosThings

Daftar project/channel dapat diakses melalui menu Channel List. Setiap project/channel akan memiliki setidaknya tiga halaman fitur yang bisa diamati: Info, Raw Data dan Chart. Halaman Info berisi informasi seputar project kita beserta daftar API yang dapat kita gunakan untuk menyimpan dan mengambil data dari server. Halaman Raw Data menampilkan tabel berisi data yang sudah tersimpan di server. Halaman Chart menampilkan grafik data yang sudah tersimpan di server dari mulai data pertama hingga data terakhir yang masuk.

Setiap project memiliki ID dan GUID yang akan digunakan pada API.

Pada halaman Info, ditampilkan beberapa data project

Coba masuk ke halaman Info dan perhatikan bagian Channel API. Salin URL API yang berlabel 'Sending data to channel' dan panggil pada browser lain. Atau Kamu dapat menggunakan aplikasi seperti Postmanuntuk memanggil API tersebut. Kamu dapat mengganti tag {value} pada URL API dengan nilai yang ingin disimpan. Karena kita hanya akan menyalakan dan mematikan lampu, maka kita hanya perlu menyimpan nilai 0 dan 1.

Contoh pemanggilan API menggunakan aplikasi Postman

Kamu dapat mengecek data yang sudah masuk pada halaman Raw Data dan Chart.

Kamu juga dapat memanggil data yang sudah tersimpan dengan menggunakan URL API yang ada di bawah label 'Getting data back from channel' pada halaman Info. Kamu dapat mencoba berbagai API yang tersedia dan melihat hasilnya.

Contoh pemanggilan data dari AgnosThings. Data dikembalikan dalam format JSON
Menuliskan Kode

Kita sudah mendapatkan API untuk mengambil data dari server AgnosThings. Sekarang kita akan gunakan pada program ESP8266.

Buka Arduino IDE dan hubungkan board Wemos D1 Mini ke komputer menggunakan kabel MicroUSB.

Pada menu Tools > Board:, pilih WeMos D1 R2 & mini.SetCPU Frequencyke 80MHz. Pilih Flash Size ke 4M (1M SPIFFS). Pilih Upload Speed ke 115200. Terakhir set Port ke port USB dimana WeMos terhubung.

Setelah itu tuliskan kode program berikut:

#include <ESP8266WiFiMulti.h>
#include <ESP8266HTTPClient.h>

ESP8266WiFiMulti WiFiMulti;
void setup()
{
    Serial.begin(115200);

    // set Wifi SSID dan passwordnya
    WiFiMulti.addAP("SSID", "Password");
}

void loop()
{
    // tunggu koneksi Wifi
    if((WiFiMulti.run() == WL_CONNECTED))
    {
        HTTPClient http;

        // ganti dengan URL API Last Feed punyamu sendiri
        http.begin("http://agnosthings.com/xxxxxxxx-xxxx-xxxx-xxxx-xxxxxxxxxxxx/field/last/feed/xx/switch");

        // mulai koneksi dan ambil HTTP Header
        int httpCode = http.GET();

        // httpCode akan bernilai negatif bila error
        if(httpCode > 0)
        {
            // cetak httpCode ke Serial
            Serial.printf("[HTTP] GET... code: %d\n", httpCode);

            // bila nilai dari server diterima
            if(httpCode == HTTP_CODE_OK)
            {
                // cetak string json dari server
                String json = http.getString();
                Serial.println(json);
            }

        } else {
            Serial.printf("[HTTP] GET... failed, error: %s\n", http.errorToString(httpCode).c_str());
        }
        // tutup koneksi HTTP
        http.end();
    }

    delay(5000);
}


Penjelasan program:

Kita menggunakan dua library milik ESP8266, yakni ESP8266WiFiMulti untuk terkoneksi dengan jaringan WiFi, dan ESP8266HTTPClient untuk mengakses halaman HTTP. Pada fungi setup(), set parameter addApp() dengan SSID dan password jaringan WiFi yang ingin digunakan untuk terhubung ke Internet. Pada fungsi loop(), set parameter fungsi http.begin() dengan URL API project AgnosThings Kamu. API yang digunakan adalah API untuk mengambil data terakhir (last feed). Apabila koneksi berhasil dan server mengirimkan respon, respon server akan kita ambil dengan fungsi http.getString(). Value dari respon ini adalah string json dari value terakhir. Di akhir program, kita memanggil fungsi delay(5000) agar program mengulang memanggil API setelah jeda 5 detik. Kamu dapat mengeset waktu tunggu ini lebih cepat atau lebih lambat tergantung kebutuhan nantinya.

Upload kode program Kamu kemudian setelah proses upload selesai, buka jendela Serial Monitor melalui menu Tools > Serial Monitor. Bila programmu benar, mestinya WeMos akan mencetak data seperti pada gambar berikut:

Sembari program jalan dan terus mengecek API setiap 5 detik, coba Kamu perbaharui valuenya menggunakan API untuk mengirim data. Ubah value switch dari 1 menjadi 0, kemudian update lagi menjadi 1, dan mestinya data terakhir yang diterima oleh program kita pun berubah sesuai dengan data terakhir yang sudah kita update ke server.
Menyalakan dan Mematikan Lampu

Kita sudah bisa memanggil data switch kita dari server AgnosThings. Sampai sini kita masih belum bisa menyalakan dan mematikan lampu. Kita hanya perlu menambahkan pengecekan value jsonnya. Bila valuenya {"value":"1","code":200} maka kita nyalakan lampu dan bila valuenya {"value":"0","code":200} kita matikan lampu.

#include <ESP8266WiFiMulti.h>
#include <ESP8266HTTPClient.h>

ESP8266WiFiMulti WiFiMulti;

// set variabel pin untuk lampu
int lamp = LED_BUILTIN;

void setup()
{
    Serial.begin(115200);

    // set Wifi SSID dan passwordnya
    WiFiMulti.addAP("SSID", "Password");

    // set pin mode ke output
    pinMode(lamp, OUTPUT);
}

void loop()
{
    // tunggu koneksi Wifi
    if((WiFiMulti.run() == WL_CONNECTED))
    {
        HTTPClient http;

        // ganti dengan URL API Last Feed punyamu sendiri
        http.begin("http://agnosthings.com/xxxxxxxx-xxxx-xxxx-xxxx-xxxxxxxxxxxx/field/last/feed/xx/switch");

        // mulai koneksi dan ambil HTTP Header
        int httpCode = http.GET();

        // httpCode akan bernilai negatif bila error
        if(httpCode > 0)
        {
            // cetak httpCode ke Serial
            Serial.printf("[HTTP] GET... code: %d\n", httpCode);

            // bila nilai dari server diterima
            if(httpCode == HTTP_CODE_OK)
            {
                // cetak string json dari server
                String json = http.getString();
                Serial.println(json);

                // cek value json
                if(json == "{\"value\":\"1\",\"code\":200}"){
                    // set ke LOW untuk menyalakan
                    digitalWrite(lamp, LOW);
                } else {
                    // set ke HIGH untuk mematikan
                    digitalWrite(lamp, HIGH);
                }
            }

        } else {
            Serial.printf("[HTTP] GET... failed, error: %s\n", http.errorToString(httpCode).c_str());
        }
        // tutup koneksi HTTP
        http.end();
    }

    delay(5000);
}

Penjelasan program:

Sebelum fungsi setup(), kita deklarasikan variable ingeger lamp untuk menyimpan nomor pin yang akan kita gunakan untuk menyalakan dan mematikan lampu. Saya set variabel ini dengan LED_BUILTIN yakni nomor pin LED yang ada pada onboard ESP8266 agar kita mudah dalam proses pengecekan. Bila program sudah berfungsi dengan baik, maka kita bisa kemudian mengubah nilai variabel ini menjadi D1 seperti pada bagan rangkaian pada step 4.
Pada fungsi setup() kita set pin mode untuk variabel lamp ke mode OUTPUT. dan pada fungsi loop(), setelah kode Serial.println(json);, kita menambahkan kode untuk mengecek nilai json yang nantinya digunakan untuk mengeset nilai digital pin lamp.

Upload program dan tes dengan mengupdate nilai switch menggunakan API update value. Bila Kamu set value ke 1 dan LED menyala, begitu juga bila value diset ke 0 dan LED mati, berarti program Kamu selesaaaai! :D
Langkah Terakhir

Pastikan rangkaian lampu sudah terhubung dengan relay dan pin D1 pada WeMos terhubung ke pin input signal relay. Kemudian update baris kode int lamp = LED_BUILTIN; menjadi int lamp = D1;. Kemudian Upload lagi programmmu. Apakah lampu besarmu menyala dan mati sesuai harapan?? :D

Kamu dapat bergabung dengan komunitas programmer ESP8266 di websitenya www.esp8266.com untuk berkomunikasi, berdiskusi dan mencari ide IoT lainnya menggunakan board ESP8266. ESP8266 hingga detik ini sudah dapat diprogram dengan menggunakan bahasa pemrograman C, Arduino, Lua dan MicroPython. Kedepannya kemungkinan besar perangkat ini akan menjadi perangkat yang paling banyak digunakan karena harganya yang sangat ekonomis dan juga mudah didapatkan.

Dan buat Kamu yang menyukai tantangan dalam belajar atau berkreasi. Kamu juga bisa mengikuti dua tantangan dari XL Axiata untuk membuat karya IoT, yaitu AgnosThings Savvy Home IOT Challenges dan AgnosThings Smart Power Monitoring IOT Challenges. Tentunya akan ada hadiah bagi kamu yang berhasil memenangkannya.
loading...

Comments

POSTINGAN POPULER

SAKADANG PEUCANG JEUNG BUAYA

Sakadang Buhaya keur moyan di sisi walungan. Jol sakadang Peucang. “Rék naon Sakdang Peucang ka dieu? Rék maling cai, nya? Di leuweung euweuh cai. Da halodo banget.” Jawab Peucang, “Kuring mah tara nginum deui cai walungan. Komo ayeuna keur saat. Nya teu ngeunah nya loading... kiruh. Ayeuna mah nginum téh cai kalapa. Nya beresih nya ngeunah. Amis.” “Rék naon atuh kadieu?” cék Buhaya. Omong Peucang, “Tadina mah rék ngalalajoan kulit sampéan. Resep ting gareret, hérang. Komo mun katojo ku panonpoé. Euweuh baé nu kulitna alus saperti kulit sampéan. Ngan geuning bet kotor. Pinuh ku leutak.” Omong Buhaya, “Walungan saat. Kuring teu bisa teuteuleuman pikeun meresihan tonggong.” “Emh, lebar. Kulit saalus-alus jadi kotor. Kumaha mun diberesihan ku kuring” ceuk Peucang. “Nya sukur baé ari daek mah,” jawab Buhaya, “kumaha caranya?”, ceuk Buhaya keneh “Kulit tonggong sampéan dikumbah ku kuring. Tapi caina kudu anu beresih. Tuh di tengah!, ceuk Peucang “Pek atuh. G...

GAMBAR JARINGAN DISTRIBUSI PRIMER

1. KONFIGURASI LOOP 2. JARINGAN DISTRIBUSI NET 3. KONFIGURASI JARINGAN RADIAL 4. SALURAN DISTRIBUSI MESH 5. SALURAN RADIAL INTERKONEKSI 6. KONFIGURASI SISTEM SPINDEL

Soal Latihan Listening Comprehension beserta kunci jawaban

Soal Latihan Listening Comprehension In this section of the test, you will have an opportunity to demonstrate your abilty to understand conversation and talks in English. There are three part to this section with special directions for each part. Answer all the questions on the basis of what is stated or implied by the speakers your hear. You are noot allowed to take notes or write in your text book. Do turn the pages until you are told to do so. Part A Directions In Pasrt A, you will hear short conversation between two people. At the end of each conversation, you will hear a question about the conversation. The conversations and quetions will be spoken just one time. After you hear a questions, read the four posible answer in your test book and the best answer. Then, on your answer sheet, find the number of the questions and mark your answer. Listen to an example. On the recording, you will hear: Man           ...

Cara Menggunakan EEPROM pada Arduino untuk menyimpan harga barang dengan Menggunakan Keypad 4x4

Hai..... hai.... hai..... Selamat datang di blog jurnal dan karya ilmiah masih tetap pada pembahasan seputar Arduino kali ini penulis akan memberikan penjelasan dan tutorial mengenai EEPROM. EEPROM(E lectrically  E rasable  P rogrammable  R ead- O nly  M emory) adalah sebuah memory yang tidak terhapus walau pun tanpa di aliri listrik. EEPROM ini memiliki alamat dan jumlah memory. Analogi nya mirip seperti hardisk atau flash disk. Data yang kita simpan tidak akan terhapus walau tanpa di aliri listrik lagi. Berbeda dengan RAM, tanpa di aliri listrik, atau Arduino padam, maka memory kembali menjadi kosong. Setiap data yang ingin kita simpan pada blok memory memiliki alamat, Biasanya Arduino pada satu alamat hanya mampu menyimpan memory sebanyak 8 bit, FF, atau kalo decimal nya hanya menyimpan data sebesar 255 dalam satu alamat. Jika kita ingin menyimpan data lebih banyak maka kita harus menambah alamat penyimpanan nya. Arduino sendiri sudah memiliki libra...

Menganalisis Bunyi Beep Saat Menyalakan Laptop

spAcer pernahkah kamu mengalami bunyi “beep’” saat kamu menyalakan perangkat laptop atau komputer kamu? Umumnya suara “beep” akan keluar dari laptop atau komputer tiap kali melakukan proses booting sebelum akhirnya laptop atau komputer berhasil masuk kedalam sistem operasi. Namun tahukah kamu pada dasarnya bunyi “beep” bukan tidak sengaja muncul. Bunyi “beep” yang keluar dari perangkat laptop atau komputer kamu merupakan pertanda masalah tertentu yang terjadi pada laptop atau komputer kamu. Analisis suara seperti ini memang seringkali digunakan bagi seorang troubleshooter (penganalisa masalah pada komputer). Bunyi “beep” pendek sekali dapat mengindikasikan bahwa komputer atau laptop kamu berhasil melakukan dan menghidupkan semua komponen yang dibutuhkan untuk prosse boot up sebuah perangkat komputer. Jjika bunyi ini terdengar namun perangkat tidak menyala, cobalah cek monitor kamu. Sedangkan bunyi “beep” pendek 2 kali dapat berarti terdapat masalah pada konfigurasi atau setting CMOS. U...

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PULSE WIDTH MODULATION (PWM) SOLAR CHARGE CONTROLLER

BAB III LANDASAN TEORI 3.1   Solar Charge Controller (SCC) Solar Charge Controller (SCC) adalah peralatan elektronik yang digunakan untuk mengatur arus pengisian ke baterai. Solar Charge Controller berfungsi mengatur overcharging (kelebihan pengisian - karena baterai sudah penuh) dan kelebihan voltase dari panel surya atau solar cell . Kelebihan pengisian akan mengurangi umur baterai. Ada dua jenis teknologi yang umum digunakan oleh solar charge controller yaitu: a.         Pulse W idth Modulation ( PWM ) Solar Charge Controller yang memanfaatkan salah satu jenis modulasi dalam pengisian ke baterai .   Modulasi PWM dilakukan dengan cara mengubah perbandingan lebar-pulsa-positif terhadap lebar-pulsa-negatif ataupun sebaliknya dalam frekuensi sinyal yang tetap . Yang artinya, total 1 perioda (T) pulsa dalam PWM adalah tetap. Penyebutan data PWM pada umumnya menggunakan perbandingan pulsa positif terhadap tota...

KISI-KISI SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN SKD CPNS BHINEKA TUNGGAL IKA DAN TATA NEGARA

1.     Di era globalisasi ini banyak sekali   sisi negative    yang     harus   dihindari           demi membangun bangsa dan menyongsong teknologi yaitu … a)     Eksklusivisme b)     Proaktif c)     Kuriositas d)     Optmisme e)     Profesionalisme 2.     Kujang merupakan senjata tradisional yang berasal dari   … a)     Sumatera Barat b)     Jawa Barat c)     Kalimantan Barat d)     Sulawesi Selatan e)     Papua 3.     Di dalam kehidupan, seorag pemimpin yang baik harus berani mendorong bawahannya untuk semangat bekerja, agar berani mengambil keputusan yang kreatif dan sanggup mempertanggung jawabkannya. Pola kepemimpinan ini dikenal dengan istilah … a) ...

DOWNLOAD E-BOOK In situ Characterization of Thin Film Growth (Woodhead Publishing in Materials)

DOWNLOAD In situ Characterization of Thin Film Growth (Woodhead Publishing in Materials) Gertjan Koster ,  Guus Rijnders Year: 2012 Language: English Pages: 289 Disini kami menyediakan banyak e-book gratis untuk anda silahkan klik download atau anda dapat mendonload e-book lainnya di halaman e-book diatas. Berikan komentar dan saran anda seputar situs ini di bagian kolom komentar. Selain itu anda juga dapat mengikuti situs ini agar mudah ditemukan jika suatu waktu anda hendak kembali berkunjung ke situs ini. Untuk mengikuti situs ini silahkan anda klik subscribe di jendela atas terima kasih .............. penulis cara downloadnya : 1. klik DOWNLOAD 2. verifikasi reCAPTHA 3. klik VISIT LINK 4. klik Get Link

DOWNLOAD Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences Vol. F-H

DOWNLOAD Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences Vol. F-H This Encyclopedia is the first attempt in a generation to map the social and behavioral sciences on a grand scale. Not since the publication in 1968 of the International Encyclopedia of the Social Sciences, edited by David L. Sills, has there been such an ambitious project to describe the state of the art in all the fields encompassed within the social and behavioral sciences. Available in both print (26 volumes) and online editions, it comprises 4,000 articles, commissioned by 52 Section Editors, and includes 90,000 bibliographic references as well as comprehensive name and subject indexes. Year: 2001 Edition: 1st Language: en Disini kami menyediakan banyak e-book gratis untuk anda silahkan klik download atau anda dapat mendonload e-book lainnya di halaman e-book diatas. Berikan komentar dan saran anda seputar situs ini di bagian kolom komentar. Selain itu anda juga dapat mengikuti situs...

10 Contoh Laporan Tugas Akhir yang Wajib Kamu Miliki Khusunya Jurusan Teknik Arsitektur

1.        Eco-Pesantren Hidayatullah Tema Arsitektur Bioklimatik Keyword :  pendidikan, agama, moral, sains  DesKripsi Pada masa modern ini manusia dimanjakan dengan kemudahan teknologi dan informasi, namun sayang masih banyak masyarakat yang belum mengenal kemajuan teknologi yang ada terutama masyarakat di daerah pedesaan, walaupun ada yang sudah mulai menjamahi moderenisasi tapi tidak dibekali dengan kesiapan mental dan ilmu dalam menghadapinya sehingga banyak penyalahgunaan dalam pemanfaatan teknologi tersebut. Akibatnya adalah kemunduran moral dan mental karena salah dalam menyikapi modernisasi ini. selain kurangnya pembekalan ilmu dan adab, lemahnya perekonomian dan minimnya pendidikan agama dan norma kehidupan menjadi masalah yang krusial yang kerap dihadapi masyarakat terutama yang tinggal di pedesaan. Kompleksnya masalah ini melatarbelakangi perancangan sarana pendidikan yang lengkap dalam bidang pengajarannya seperti pelajaran ...