Skip to main content

Mengenal dan memahami prinsip dasar USART, menampilkan data simulasi ke komputer, Interfacing dengan Komputer

loading...

Mengenal dan memahami prinsip dasar USART, menampilkan data simulasi ke komputer, Interfacing dengan Komputer

USART (Universal Synchronous Asynchronous Receiver Transmitter)
Merupakan teknik komunikasi antara mikrokomputer (PC) dengan sistem lain seperti mikroprosesor atau mikrokontroler baik secara sinkron atau asinkron dengan pengiriman secara serial, yaitu pentransferan data bit demi bit sampai membentuk satu frame data yang diawali dengan start bit dan diakhiri dengan stop bit.  
Komunikasi data serial secara sinkron merupakan bentuk komunikasi data serial yang memerlukan sinyal clock untuk sinkronisasi, sinyal clock tersebut akan tersulut pada setiap bit pengiriman bit yang pertama dengan perubahan bit data yang dapat diketahui oleh penerima dengan singkronisasi melalui sinyal clock.
Sedang komunikasi asinkron adalah suatu komunikasi data serial yang tidak memerlukan sinyal clock sebagai sinkronisasi. Namun pengiriman data ini harus diawali dengan start bit dan diakhiri dengan stop bit. Sinyal clock merupakan baud rate dari komunikasi data yang dibangkitkan oleh masing-masing baik penerima maupun pengirim data dengan frekwensi yang sama, jika nilai baud rate berbeda maka tidak akan pernah terjadi komunikasi.
Prinsipnya yaitu bahwa penerima hanya perlu mendeteksi start bit sebagai awal pengiriman data, selanjutnya komunikasi data terjadi antar dua buah shift register yang ada pada pengirim maupun penerima. Setelah 8 bit data diterima, penerima akan menunggu adanya stop bit sebagai tanda bahwa 1 byte data telah dikirim dan penerima dapat siap untuk menunggu pengiriman data berikutnya.
Pada aplikasi proses komunikasi asinkron ini selalu digunakan untuk mengakses komponen-komponen yang mempunyai fasilitas UART ( Universal Asynchonous Receiver/Transmiter) seperti pada port serial PC atau port serial mikrokontroler lain. Format data komunikasi Asinkron diperlihatkanpada gambar berikut:
Komunikasi Asinkron
Pada komputer sudah disediakan port serial agar dapat berhubungan dengan perangkat luar (pengubah level tegangan – dan + lebih dari 12 V menjadi level TTL 5V), yaitu dengan menyediakan interface 232 (RS 232) dan RS 485, sekaligus sebagai pengirim dan penerima data secara serial.        Transfer data secara serial dapat berlangsung secara sinkron dan asinkron, sedangkan  IBM PC XT/AT hanya menyediakan interface serial dengan mode asinkron (bergantian). Terminal atau konektor yang digunakan untuk mengkonversi level tegangan biasa disebut DB9, seperti pada gambar berikut:
Pin-Pin Port Serial

9 Pin
25 Pin
Keterangan
1
8
Data Carrier Detect
2
3
Received Data
3
2
Transmitted Data
4
20
Data Terminal Ready
5
7
Sinyal Ground
6
6
Data Set Ready
7
4
Request To Send
8
5
Clear To Send
9
22
Ring Indicator

 
Selain konektor RS-232, pada komputer juga menyediakan konektor jenis DB25 dengan definisi masing-masing pin diperlihatkan pada tabel berikut:







Tabel 12-1  Fungsi Pin Port Serial
1.                  DCD (Data Carier Detect)
Sinyal DCD dikirimkan dari PC ke modem, mengindifikasi bahwa modem telah menerima sinyal pembawa dari sebuah modem saluran telepon jarak jauh.
2.                  RXD (Receive Data)
Sinyal RXD adalah sinyal data yang diterima dari perangkat lainnya. Diakhir perangkat lain, sinyal ini didapat dari sinyal TXD (Transmit data). Harus diketahui bahwa sinyal TXD dan RXD, bersama ground, mereka hanya menghendaki saluran untuk komunikasi data. Semua saluran yang lain digunakan untuk mengontrol atau handshaking.
3.                  TXD (Transmit Data)
Sinyal TXD adalah sinyal data actual yang dikirimkan dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Sinyal ini masuk ke RXD yang berhubungan dengan pin RXD konektor itu.
4.                  DTR(Data terminal ready)
Sinyal DTR dikirimkan dari PC ke modem , mengindikasikan bahwa PC memiliki daya untuk digunakan .
5.                  SG (Sinyal Ground)
6.                  DSR (Data set ready)
Sinyal DSR dikirimkan dari modem ke PC , mengindikasikan bahwa modem siap digunakan dengan demikian sinyal ini mengindikasikan bahwa modem memiliki kekuatan mempergunakan dan menginisialisasi sendiri (internal setup).
7.                  RTS (Request to send)
Sinyal RTS adalah output PC kesebuah modem untuk menginikasikan bahwa modem bisa mengirim data ke PC.
8.                  CTS (Clear to send)
sinyal CTS adalah output modem ke PC utuk mengindikasikan bahwa modem bisa mengirim data ke PC.
9.                  RI (Ring indicator)
Sinyal RI dikirimkan modem ke PC untuk mengindikasikan bahwa panggilan telepon datang , sinyal ini ekivalen dengan suara telepon secara kelistrikan. Ketika PC menerima sinyal ini, biasanya mengirim interrupt untuk mengaktifkan program atau menyalurkan jawaban masuknya panggilan.

 Secara deskriptif, RS 232 adalah sebuah IC Transmiter dan Receiver interface yang membutuhkan tegangan +5v. Memiliki 2 pasang pin untuk transmitter, serta 2 pasang pin untuk receiver . RS  232 juga memiliki fungsi mengubah tegangan menjadi tegangan TTL. yang dibutuhkan oleh mikrokontroler dalam pentransferan data serial, seperti gambar berikut: 
(a) Pin RS232  (b) diagram blok internal RS232

Standard RS232 ditetapkan oleh Electronic Industry Association dan Telecomuni­cation Industry Association pada tahun 1962. Nama lengkapnya adalah EIA/TIA-232 Interface Between  Data Terminal Equipment and Data Circuit- Terminating Equipment Employing Serial Binary Data Interchange. Ada 3 hal pokok yang diatur standard RS232, antara lain adalah: 1) Bentuk sinyal dan level tegangan yang dipakai. 2) Penentuan jenis sinyal dan konektor yang dipakai, serta susunan sinyal pada kaki-kaki di konektor. 3) Penentuan tata cara pertukaran informasi antara computer dan alat-alat pelengkapnya.

Penerapan USART pada ATMEGA8535




Untuk memanfaatkan komunikasi serial pada mikrokontroler ATMEGA 8535, lakukan setingan Rx Tx pada CVAVR seperti gambar berikut:







Konfigurasi USART
Mengaktifkan Rx dan Tx (pada fasilitas USART) dengan baud rate yang digunakan adalah 9600 Bd, 8 bit data, 1 atop bit dan no parity, mode asynchronous.
Inisialisasi dengan CodeWizardAVR baik digunakan jika komunikasi yang diinginkan hanya menggunakan 1 Baud Rate saja dan tidak berubah-ubah. Agar penggunaan fungsi lebih fleksibel, maka dapat dilakukan dengan cara inisialisai fungsi, yaitu mengeset internal register berikut:
1)                  UCSRA : USART Control dan Status Register A
   7     6     5     4     3    2     1     0
=================================================
| RXC | TXC | UDRE | FE | DOR | PE | U2X | MPCM | UCSRA
=================================================
   R    R/W    R     R     R    R    R/W    R/W
   0     0     1     0     0    0     0      0

§  Bit 7 RXC : sebagai flag (tanda) bahwa penerimaan data1 byte telah selesai dan data bisa dibaca pada register UDR.
§  Bit 6 TXC : sebagai flag (tanda) bahwa pengiriman data1 byte telah selesai dan data selanjutnya bisa diberikan pada register UDR

2)                  UCSRB : USART Control dan Status Register B.
    7       6       5      4      3       2      1      0
=============================================================
| RXCIE | TXCIE | UDRIE | RXEN | TXEN | UCSZ2 | TXB8 | TXB8 | UCSRB
=============================================================
   R/W     R/W     R/W     R/W    R/W    R/W      R     R/W
    0       0       0       0      0      0       0      0

§  Bit 7 RXCIE : mengatur interupsi penerimaan data serial. Nilai awal 0 dan akan bernilai 1 jika RXC = 1.
§  Bit 6 TXCIE : mengatur interupsi pengiriman data serial. Nilai awal 0 dan akan bernilai 1 jika TXC = 1.
§  Bit 4 RXEN : mengaktifkan penerimaan RX.
§  Bit 3 TXEN : mengaktifkan pengiriman TX.
§  Bit 2 UCSZ2 : menentukan panjang karakter yang akan dikirimkan. Register ini digunakan bersamaan dengan register UCSZ0 dan UCSZ1 yang terdapat pada register UCSRC. Akan dibahas dibawah.

3)                  UCSRC : USART Control dan Status Register C.  
    7       6      5      4      3       2       1      0
==============================================================
| URSEL | UMSEL | UPM1 | UPM0 | USBS | UCSZ1 | UCSZ0 | UCPOL | UCSRC
==============================================================
   R/W     R/W     R/W    R/W    R/W    R/W     R/W     R/W
    1       0       0      0      0      1       1       0


§  Bit 7 URSEL : karena UCSRC dan UBRRH memakai alamat yang sama maka fungsi bit ini adalah memutuskan register mana yang akan "ditulis". Jika bernilai 1 maka data akan ditulis ke UCSRC dan jika bernilai 0 maka data akan ditulis di UBRRH.
§  Bit 6 UMSEL : menentukan apakah komunikasi sinkron atau asinkron. Bernilai 0 maka komunikasi asinkron dan jika bernilai 1 maka komunikasi sinkron.
§  Bit 3 USBS : Usart Stop Bit Select jika bernilai 0 maka stop bit-nya 1 dan jika bernilai 1 stop bit-nya 2.
§  Bit 2 UCSZ1 dan bit 1 UCSZ0 : bersamaan dengan UCSZ2 menentukan panjang bit yang akan digunakan. Umumnya 8 bit tetapi anda bisa memilih 5,6,7,8, atau 9 bit.

UMSEL   Mode
    0     asynchronous
    1     synchronous
UPM1  UPM0  Parity mode
     0     0    disabled
     0     1    reserved
     1     0    enabled: even parity
     1     1    enabled: odd parity
USBS  Stop Bit(s)
     0      1-bit
     1      2-bit
UCSZ2 UCSZ1 UCSZ0  character size
     0     0     0     5-bit
     0     0     1     6-bit
     0     1     0     7-bit
     0     1     1     8-bit
     1     0     0     reserved
     1     0     1     reserved
     1     1     0     reserved
     1     1     1     9-bit
UCPOL transmitted data
     0     rising XCK edge
     1     falling XCK edge

4)                  UBRR : Baud rate register
Register 16 bit sehingga dibagi menjadi 2 yaitu bit0 - bit7 UBRRL dan bit8 - bit15 UBRRH. Register ini digunakan untuk menyimpan nilai kecepatan transmisi data. Nilai Baud rate pada UBRR didapatkan dengan rumus UBRR=(fosc/16xBaudrate) - 1 (asinkron kecepatan normal). Hal yang harus diingat adalah UBRR bernilai 16 bit sehingga menggunakan tipe data unsigned integer bukannya float dan juga hasil perhitungan dengan pembulatan kebawah bukan keatas (jika float), hal ini untuk mencegah error pada komunikasi data.

Pada ATmega8535, pin RxD (PORTD.0) untuk menerima data dan TxD (PORTD.1) untuk mengirim data, konfigurasi ini adalah konfigurasi secara umum untuk komunikasi UART (Serial asinkron). Kecepatan Transfer Data (Baud Rate) adalah perangkat telah memiliki baudrate standar atau baudrate tertentu yang tetap (tidak dapat diubah) sehingga perangkat yang lebih fleksibel harus mengikuti-nya. Karena komputer memiliki nilai-nilai baudrate tertentu, maka mikrokontroler sebagai perangkat yang fleksibel mengikuti nilai baudrate yang dimiliki komputer. Apabila akan dilakukan komunikasi serial asinkron antar perangkat yang fleksibel, misal mikro dengan mikro maka kecepatan transfer data dapat diberikan pada nilai berapapun asalkan kedua mikro memiliki baudrate yang sama. Beberapa nilai standar baudrate antara lain:
     1200     2400    4800    9600    19200    38400    57600    115200   dst
Jika kecepatan transfer data 9600 bit per second maka 1 bit membutuhkan 1/9600 detik atau 0,000104 detik atau 104 uS (microsecond= 10^-6 detik).

Protokol Komunikasi Data
Komunikasi asinkron antar perangkat harus memiliki protokol yang sama antara perangkat 1 dengan perangkat yang lain, apabila protokolnya berbeda maka akan terjadi kesalahan komunikasi data.
Protokol komunikasi data antara lain :
§  Start Bit Selalu bernilai 0 : Ketika komunkasi UART (serial asinkron) akan diberikan, terlebih dahulu dimulai dengan pemberian Start Bit. Fungsinya sebagai pemicu (tanda) kepada penerima (RxD) bahwa akan ada data yang diberikan oleh pemancar (TxD) dan juga akan memicu clock pada reciever sehingga disinkronkan dengan clock pada transmitter. Clock penerima dan pemancar haruslah akurasi dengan toleransi 10% sehingga tidak terjadi kesalahan data.
§  Data Bits : adalah data yang akan dikirimkan secara UART dimulai dari LSB (bit ke 0) hingga MSB (bit terakhir). Jangan lupa menentukan banyaknya bit tersebut haruslah sama antara pemancar dengan penerima. Banyaknya data bits pada AVR bisa bernilai 7,8, atau 9 data bits.
§  Parity(keseimbangan) : berfungsi sebagai pengecekan error data yang ditransfer. Parity bisa bernilai ODD (ganjil), EVEN (Genap), dan NONE selain itu pemancar dan penerima harus menggunakan parity yang sama. Jika ODD parity maka jumlah total nilai 1 pada data bits + parity berjumlah ganjil, contoh ODD, jika data bits 00110101 maka parity bernilai 1. Sedangkan jika EVEN parity maka jumlah total nilai 1 pada data bits + parity berjumlah genap. Contoh even, jika data bits 00110101 maka parity bernilai 0.
§  Stop Bit Selalu bernilai 1 : berfungsi sebagai akhir dari komunikasi data dan kamudian masuk pada IDLE state. Pengiriman data selanjutnya dapat dilakukan setelah stop bit diberikan.
§  IDLE state : adalah kondisi tidak terjadinya komunikasi data dan jalur data berlogika 1 secara terus menerus (marking).




Skema rangkaian RS232 di modul AVR adalah: 

Contoh Aplikasi:
1.         Setelah melakukan konfigurasi seperti pada gambar 13-9, ketik program berikut:
#include <mega8535.h>
#include <stdio.h>

void main(void)
{
char c;
UCSRA=0x00;
UCSRB=0x98;
UCSRC=0x86;
UBRRH=0x00;
UBRRL=0x47;

while (1)
      {
      c=getchar();
      putchar(c);
      };
}









Untuk melihat hasil program diatas, buat koneksi baru di HyperTerminal dengan cara:
Klik Start → Program → Accessories → Communications → HyperTerminal
Ketik nama, misal usart → OK → step 2 OK → step 3 set bps 9600 → step 4 Connect
Ketik sembarang karakter di layar pada step 4, setelah itu cabut kabel RS232 yang terhubung di board modul AVR, ketik lagi sembarang karakter, (lihat apa yang terjadi).

2.         Menampilkan kata “TEMPERATUR”  di HyperTerminal.
Dengan memodifikasi pada aplikasi 1, tambahkan preposesor berikut:
#include <delay.h>
#include <string.h>
Tambahkan pada main program
char kampus[]={"TEMPERATUR "};
lakukan inisialisasi usart seperti pada aplikasi 1
tambahkan
 puts(baca);
       delay_ms(1000);
Jika menginginkan kata “TEMPERATUR” muncul terus menerus di PC, tempatkan baris penambahan pada rutinitas while (1);


3.                  Tugas: Buat flowchart dan program untuk kasus:
a.       Baca tegangan POT1 di PINA.1 dengna indicator LED, dan tampilkan di HyperTerminal pada Baris 3 kolom 7.
b.      Baca suhu LM35 dengan indikator tampilan pada Led menggunakan PortB sekaligus menampilkan di PC melalui HyperTerminal.
c.       Tampilkan hasil pembacaan suhu pada display LCD dan 7-Segmen.

Berikut ini contoh penempatan kursor di HyperTerminal:
void letak_kursor (unsigned char row,unsigned char col)
{
  // cursor movement: cl=\E%row;%colH
  putchar(27);
  putchar('[');
  printf("%d",row);
  putchar(';');
  printf("%d",col);
  putchar('H');
}

loading...

Comments

POSTINGAN POPULER

SAKADANG PEUCANG JEUNG BUAYA

Sakadang Buhaya keur moyan di sisi walungan. Jol sakadang Peucang. “Rék naon Sakdang Peucang ka dieu? Rék maling cai, nya? Di leuweung euweuh cai. Da halodo banget.” Jawab Peucang, “Kuring mah tara nginum deui cai walungan. Komo ayeuna keur saat. Nya teu ngeunah nya loading... kiruh. Ayeuna mah nginum téh cai kalapa. Nya beresih nya ngeunah. Amis.” “Rék naon atuh kadieu?” cék Buhaya. Omong Peucang, “Tadina mah rék ngalalajoan kulit sampéan. Resep ting gareret, hérang. Komo mun katojo ku panonpoé. Euweuh baé nu kulitna alus saperti kulit sampéan. Ngan geuning bet kotor. Pinuh ku leutak.” Omong Buhaya, “Walungan saat. Kuring teu bisa teuteuleuman pikeun meresihan tonggong.” “Emh, lebar. Kulit saalus-alus jadi kotor. Kumaha mun diberesihan ku kuring” ceuk Peucang. “Nya sukur baé ari daek mah,” jawab Buhaya, “kumaha caranya?”, ceuk Buhaya keneh “Kulit tonggong sampéan dikumbah ku kuring. Tapi caina kudu anu beresih. Tuh di tengah!, ceuk Peucang “Pek atuh. G...

GAMBAR JARINGAN DISTRIBUSI PRIMER

1. KONFIGURASI LOOP 2. JARINGAN DISTRIBUSI NET 3. KONFIGURASI JARINGAN RADIAL 4. SALURAN DISTRIBUSI MESH 5. SALURAN RADIAL INTERKONEKSI 6. KONFIGURASI SISTEM SPINDEL

Soal Latihan Listening Comprehension beserta kunci jawaban

Soal Latihan Listening Comprehension In this section of the test, you will have an opportunity to demonstrate your abilty to understand conversation and talks in English. There are three part to this section with special directions for each part. Answer all the questions on the basis of what is stated or implied by the speakers your hear. You are noot allowed to take notes or write in your text book. Do turn the pages until you are told to do so. Part A Directions In Pasrt A, you will hear short conversation between two people. At the end of each conversation, you will hear a question about the conversation. The conversations and quetions will be spoken just one time. After you hear a questions, read the four posible answer in your test book and the best answer. Then, on your answer sheet, find the number of the questions and mark your answer. Listen to an example. On the recording, you will hear: Man           ...

Menganalisis Bunyi Beep Saat Menyalakan Laptop

spAcer pernahkah kamu mengalami bunyi “beep’” saat kamu menyalakan perangkat laptop atau komputer kamu? Umumnya suara “beep” akan keluar dari laptop atau komputer tiap kali melakukan proses booting sebelum akhirnya laptop atau komputer berhasil masuk kedalam sistem operasi. Namun tahukah kamu pada dasarnya bunyi “beep” bukan tidak sengaja muncul. Bunyi “beep” yang keluar dari perangkat laptop atau komputer kamu merupakan pertanda masalah tertentu yang terjadi pada laptop atau komputer kamu. Analisis suara seperti ini memang seringkali digunakan bagi seorang troubleshooter (penganalisa masalah pada komputer). Bunyi “beep” pendek sekali dapat mengindikasikan bahwa komputer atau laptop kamu berhasil melakukan dan menghidupkan semua komponen yang dibutuhkan untuk prosse boot up sebuah perangkat komputer. Jjika bunyi ini terdengar namun perangkat tidak menyala, cobalah cek monitor kamu. Sedangkan bunyi “beep” pendek 2 kali dapat berarti terdapat masalah pada konfigurasi atau setting CMOS. U...

KISI-KISI SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN SKD CPNS BHINEKA TUNGGAL IKA DAN TATA NEGARA

1.     Di era globalisasi ini banyak sekali   sisi negative    yang     harus   dihindari           demi membangun bangsa dan menyongsong teknologi yaitu … a)     Eksklusivisme b)     Proaktif c)     Kuriositas d)     Optmisme e)     Profesionalisme 2.     Kujang merupakan senjata tradisional yang berasal dari   … a)     Sumatera Barat b)     Jawa Barat c)     Kalimantan Barat d)     Sulawesi Selatan e)     Papua 3.     Di dalam kehidupan, seorag pemimpin yang baik harus berani mendorong bawahannya untuk semangat bekerja, agar berani mengambil keputusan yang kreatif dan sanggup mempertanggung jawabkannya. Pola kepemimpinan ini dikenal dengan istilah … a) ...

DOWNLOAD E-BOOK In situ Characterization of Thin Film Growth (Woodhead Publishing in Materials)

DOWNLOAD In situ Characterization of Thin Film Growth (Woodhead Publishing in Materials) Gertjan Koster ,  Guus Rijnders Year: 2012 Language: English Pages: 289 Disini kami menyediakan banyak e-book gratis untuk anda silahkan klik download atau anda dapat mendonload e-book lainnya di halaman e-book diatas. Berikan komentar dan saran anda seputar situs ini di bagian kolom komentar. Selain itu anda juga dapat mengikuti situs ini agar mudah ditemukan jika suatu waktu anda hendak kembali berkunjung ke situs ini. Untuk mengikuti situs ini silahkan anda klik subscribe di jendela atas terima kasih .............. penulis cara downloadnya : 1. klik DOWNLOAD 2. verifikasi reCAPTHA 3. klik VISIT LINK 4. klik Get Link

DOWNLOAD E-BOOK CCNA Cisco Certified. Network Associate

DOWNLOAD CCNA Cisco Certified. Network Associate Lammle Todd Year: 2006 Language: ru Pages: 576 Disini kami menyediakan banyak e-book gratis untuk anda silahkan klik download atau anda dapat mendonload e-book lainnya di halaman e-book diatas. Berikan komentar dan saran anda seputar situs ini di bagian kolom komentar. Selain itu anda juga dapat mengikuti situs ini agar mudah ditemukan jika suatu waktu anda hendak kembali berkunjung ke situs ini. Untuk mengikuti situs ini silahkan anda klik subscribe di jendela atas  terima kasih .............. penulis cara downloadnya : 1. klik DOWNLOAD 2. verifikasi reCAPTHA 3. klik VISIT LINK 4. klik Get Link

DOWNLOAD Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences Vol. F-H

DOWNLOAD Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences Vol. F-H This Encyclopedia is the first attempt in a generation to map the social and behavioral sciences on a grand scale. Not since the publication in 1968 of the International Encyclopedia of the Social Sciences, edited by David L. Sills, has there been such an ambitious project to describe the state of the art in all the fields encompassed within the social and behavioral sciences. Available in both print (26 volumes) and online editions, it comprises 4,000 articles, commissioned by 52 Section Editors, and includes 90,000 bibliographic references as well as comprehensive name and subject indexes. Year: 2001 Edition: 1st Language: en Disini kami menyediakan banyak e-book gratis untuk anda silahkan klik download atau anda dapat mendonload e-book lainnya di halaman e-book diatas. Berikan komentar dan saran anda seputar situs ini di bagian kolom komentar. Selain itu anda juga dapat mengikuti situs...

prinsip kerja sensor Ph

Gambar 3.1 Skema Sistem Elektrode Kaca ( Sumber ) Prinsp kerja utama pH meter adalah terletak pada sensor probe berupa elektroda kaca ( glass electrode ) dengan jalan mengukur jumlah ion H 3 O + di dalam larutan. Ujung electrode kaca adalah lapisan kaca setebal 0,1 mm yang berbentuk bulat ( bulb ). Bulb ini dipasangkan dengan silinder kaca non-konduktor atau plastic memanjang, yang selanjutnya diisi dengan larutan HCL (0,1 mol/dm 3 ). Di dalam larutan HCL, terendam sebuah kawat electrode panjang berbahan perak yang pada permukaannya terbentuk senyawa setimbang AgCl. Konstantanya jumlah larutan HCl pada system ini membuat electrode Ag/AgCl memiliki nilai potensial stabil. Inti sensor pH terdapat pada permukaan bulb kaca yang memilki kemampuan untuk bertukar ion positif (H+) dengan larutan terukur. Kaca terusun atas molekul silicon dioksida dengan sejumlah ikatan logam alkali. Pada saat bulb kaca ini terekspos air, ikatan SiO akan terprontonasi membentuk memb...

KISI-KISI SOAL UJIAN SKD CPNS DEMOKRASI INDONESIA (Arti dan Perkembangan Demokrasi Warga Negara, Bentuk-bentuk Demokrasi, Demokrasi di Indonesia)

A.     Arti dan Perkembangan Demokrasi Warga Negara 1.     Asas Kewarganegaraan •        Asas Ius Soli adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan daerah atau Negara di mana ia dilahirkan. Contohnya, seseorang dilahirkan di Negara Indonesia, maka ia akan menjadi warga Negara Indonesia, walaupun orang tuanya adalah warga Negara Amerika Serikat. Asas Ius Soli dianut oleh Negara seperti   Inggris, Mesir dan Amerika Serikat. •        Asas Ius Sanguinis adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan pertalian darah atau keturunan dari orang yang bersangkutan. Jadi, yang menentukan kewarganegaraan seseorang itu adalah kewarganegaraan orang tuanya, dengan tidak mengindahkan di mana ia sendiri dan orang tuanya berada dan dilahirkan. Contohnya, seseorang dilahirkan di Indonesia tapi orang tuanya adalah warga Negara Cina, maka orang tersebut tetap menj...